Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Selamat Hari Ibu

Ibu merupakan cita-cita terbesarku  Menjadi Ibu yang hebat seperti mamak Mamak sosok Ibu yang kuat, tangguh, dan pantang menyerah Nenek pernah bilang, kalau mamak itu anak yang ulet, rajin, tetapi mudah mengalah Mengalah sama abang-abangnya Padahal seharusnya abang-abangnya harus berbagi Abang-abangnya sekarang udah punya cerita kehidupannya masing-masing Punya anak yang selalu dibangga-banggakan Udah punya pekerjaan yang bagus, bisa belikan tanah, punya mobil dan gajinya besar Sedangkan mamak? anaknya masih kecil-kecil. Aku yang paling besar Kalau abangnya cerita tentang anaknya, mamak cuma tertawa Tidak tahu kenapa tertawa Mamak wanita yang sangat kuat Saat suaminya sakit, beliau mau menggantikan sosok tulang punggung itu Kerja yang cukup berat, aku pernah coba sangat sulit ternyata Apalagi dua tahun kemarin, suaminya yang bolak balik ke Rumah Sakit Tapi Mamak mampu menyembunyikan kesedihannya di depan keluarganya Aku saja setiap malam menangis memikirkannya Aku tidak tahu dibela...

Aku Capek

Hai aku, ini buat kamu supaya jangan lupa bersyukur ya Aku mau cerita waktu Bapakku masuk IGD, kalau keingat rasanya aku gagal jadi anak haha Waktu itu kalau gak salah hari minggu malam senin, seperti biasa aku dari kos ke RS buat nemani Bapak. Jalan kaki menurutku menjadi hal biasa yang saat itu mungkin itu jadi work out aku haha. Jalan kaki ke halte yang agak jauh, bawa tas yang isinya laptop terus bawa tas kecil isi bubur buat Bapak. Sampai RS sekitar magrib dan ngeliat Bapakku tidur, yaudah aku pergi ke Masjid buat sholat. Aku di Masjid sampai Isya karena waktu sholat magrib udah deket isya, nanggung kalau bolak balik. Selesai sholat, aku balik ke ruangan Bapak. Sampai sana aku duduk gak lama denger suara Bapakku kesakitan sambil megang perut. Aku tanya kenapa, perutnya sakit katanya. Lama-lama Bapakku itu badanya ngeliat-ngeliat gitu sambil megang perut. Aku panik, aku suruh Bapakku ke IGD aja biar diperiksa tapi Bapakku gak mau. Masih ngerintih, aku bingung mau gotong badanku kec...

Hopeless

 Setiap saat aku menerima kabar Tentang mu yang membuat ku gusar Tentangmu yang membuat ku ambyar Tentang mu yang membuat ku tersadar Aku tahu kamu tak peduli Selalu memikirkan diri sendiri Dan untuk seorang yang ingin kamu miliki Mungkin aku yang terlalu percaya diri Sampai tak memikirkan diriku ini Tak bisakah kamu melirikku sedikit saja Hanya melirik bukan untuk melihat  Hanya melirik bukan untuk menyapa Apakah melirik sesulit itu? Kalau dengannya kenapa begitu mudah? Bahkan kamu melihat,menyapa,memberi kabar dengan tatapan mendamba Kenapa denganku kamu tak bisa? Oh aku tahu Mungkin karena dia yang satu planet dengan mu Mungkin karena dia yang kompor gas daripada aku yang suka nge gas Ya aku memang beda planet denganmu Kamu tidak tahu kan di planetku aku hanya seorang diri Tidak ada yang ingin menemani Aku mengundang kamu untuk singgah Hanya singgah bukan untuk menetap Aku hanya ingin mempunyai teman di planet asing ini Tapi undangan ku saja dilihat saja tidak apalagi dilir...