Postingan

How About Me?

Merasa dicintai itu gimana bentuknya? Merasa dipeluk itu gimana? Pelukan itu kayaknya udah lama sekali tidak aku rasakan selain masa kecil Haha, masa kecil ku dulu diceritakan bahwa aku banyak dapat banyak cinta dan pelukan Tapi kenapa setelah dewasa rasa cintanya hilang? Tahun dimana aku menginjak 21 tahun, ingin dapat pelukan HAHAHA jangan berahap lebih Dev, kamu masih punya pelukan Yah dirimu sendiri. Selain kamu yang memeluk dirimu sendiri kamu berharap siapa? Jodohmu? Bulshit berbicara jodoh pada umur segini Kamu masih punya tanggung jawab kepada dua adikmu yang umurnya seperti tunas kacang hijau yang baru tumbuh Apa yang kamu harapkan tentang pasangan? Kurang lebihnya 8 tahun lagi kamu bisa mempunyai pasangan sampai adikmu benar-benar bisa mandiri Oh God, Im tired really. How abot me? Im to be happy too like people Mau pulang tapi tunggu dijemput ya? Tapi aku udah lelah

Selamat Hari Ibu

Ibu merupakan cita-cita terbesarku  Menjadi Ibu yang hebat seperti mamak Mamak sosok Ibu yang kuat, tangguh, dan pantang menyerah Nenek pernah bilang, kalau mamak itu anak yang ulet, rajin, tetapi mudah mengalah Mengalah sama abang-abangnya Padahal seharusnya abang-abangnya harus berbagi Abang-abangnya sekarang udah punya cerita kehidupannya masing-masing Punya anak yang selalu dibangga-banggakan Udah punya pekerjaan yang bagus, bisa belikan tanah, punya mobil dan gajinya besar Sedangkan mamak? anaknya masih kecil-kecil. Aku yang paling besar Kalau abangnya cerita tentang anaknya, mamak cuma tertawa Tidak tahu kenapa tertawa Mamak wanita yang sangat kuat Saat suaminya sakit, beliau mau menggantikan sosok tulang punggung itu Kerja yang cukup berat, aku pernah coba sangat sulit ternyata Apalagi dua tahun kemarin, suaminya yang bolak balik ke Rumah Sakit Tapi Mamak mampu menyembunyikan kesedihannya di depan keluarganya Aku saja setiap malam menangis memikirkannya Aku tidak tahu dibela...

Aku Capek

Hai aku, ini buat kamu supaya jangan lupa bersyukur ya Aku mau cerita waktu Bapakku masuk IGD, kalau keingat rasanya aku gagal jadi anak haha Waktu itu kalau gak salah hari minggu malam senin, seperti biasa aku dari kos ke RS buat nemani Bapak. Jalan kaki menurutku menjadi hal biasa yang saat itu mungkin itu jadi work out aku haha. Jalan kaki ke halte yang agak jauh, bawa tas yang isinya laptop terus bawa tas kecil isi bubur buat Bapak. Sampai RS sekitar magrib dan ngeliat Bapakku tidur, yaudah aku pergi ke Masjid buat sholat. Aku di Masjid sampai Isya karena waktu sholat magrib udah deket isya, nanggung kalau bolak balik. Selesai sholat, aku balik ke ruangan Bapak. Sampai sana aku duduk gak lama denger suara Bapakku kesakitan sambil megang perut. Aku tanya kenapa, perutnya sakit katanya. Lama-lama Bapakku itu badanya ngeliat-ngeliat gitu sambil megang perut. Aku panik, aku suruh Bapakku ke IGD aja biar diperiksa tapi Bapakku gak mau. Masih ngerintih, aku bingung mau gotong badanku kec...

Hopeless

 Setiap saat aku menerima kabar Tentang mu yang membuat ku gusar Tentangmu yang membuat ku ambyar Tentang mu yang membuat ku tersadar Aku tahu kamu tak peduli Selalu memikirkan diri sendiri Dan untuk seorang yang ingin kamu miliki Mungkin aku yang terlalu percaya diri Sampai tak memikirkan diriku ini Tak bisakah kamu melirikku sedikit saja Hanya melirik bukan untuk melihat  Hanya melirik bukan untuk menyapa Apakah melirik sesulit itu? Kalau dengannya kenapa begitu mudah? Bahkan kamu melihat,menyapa,memberi kabar dengan tatapan mendamba Kenapa denganku kamu tak bisa? Oh aku tahu Mungkin karena dia yang satu planet dengan mu Mungkin karena dia yang kompor gas daripada aku yang suka nge gas Ya aku memang beda planet denganmu Kamu tidak tahu kan di planetku aku hanya seorang diri Tidak ada yang ingin menemani Aku mengundang kamu untuk singgah Hanya singgah bukan untuk menetap Aku hanya ingin mempunyai teman di planet asing ini Tapi undangan ku saja dilihat saja tidak apalagi dilir...

Andaikan Aku Punya Abang

 " Bang doain aku ya, nanti kalo aku lulus aku traktir deh", Saya menatap nya heran. Lulus apa? Lulus sekolah?  " Bukanya kamu udah lulus sekolah?" " Ih abangkan, bukan itu!" "Terus?" " Coba tebak" " Ribet" " Iih abang. Cepet tebak!", Dia merengek kearah saya. Saya menatapnya malas. Tinggal bilang apa susahnya, pakai main tebak tebakan.  " Diterima sama Kama?" " Aamiin. Tapi bukan itu, lagi lagi!" " Dek, Abang sibuk. Kamu gak liat tugas Abang banyak" " Ih cuma suruh tebak doang!" " Ya kalau mau kasih tau, kasih tau langsung aja kan bisa. Gak usah main tebak tebakan, Abang gak ngerti" " Auk ah. Susah memang ngomong sama Abang yang gak peka an!". Dia pergi meninggalkan kamar saya. Bingung saya dengan sikap dia, dia yang bertele tele, saya yang di salahkan.

My love language

 Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh guys  Mau cerita dikit gak banyak. Kalian tau act Of Service kan, istilah nya gak banyak omong tapi sat set sat set.  Nah ada satu kejadian, aku sama adikku mau nyebrang, posisinya  ga ada lampu merah kan. Jadi mobil Honda tu laju banget. Dan tiba-tiba ada abang naik Honda pake baju loreng tapi bukan pemuda Pancasila. Ya itu Abang halo dek. Dia tiba-tiba pelan pelan naik Honda nya terus aku coba nyebrang dan dia nungguin aku nyebrang dong hmm. Alhasil pengemudi lain juga ikut pelanin lajunya.  Cuma mau bilang terimakasih, aku yang digituin terharu dan seneng banget. Terimakasih Abang loreng 🙏

Di Dunia Ini Masih Ada Orang Baik

Pernah dengar sebuah kata-kata yang seperti ini "Jika di dunia ini tidak ada orang baik, maka jadilah salah satunya" Kayaknya Abang gojek yang pernah tolong aku prinsipnya seperti kata-kata itu. Ini cerita untuk mengenang dan menjadi sebuah catatan untuk aku supaya bisa seperti Abang gojek yang pernah aku alami. Kejadian pada saat aku mau ke RS, aku nunggu bus TMP no 01 setelah di transitkan oleh bus TMP no 03 di halte  Pasar Dupa depan Rumah sakit Awal Bros. Yang saat itu tujuanku ke RSUD Arifin Achmad di Jalan Diponegoro. Nah kalau mau ke RSUD itu transit 2 kali, pertama di Halte Pasar Dupa dan yang kedua di Ramayana Sudirman. Ini saat mau ke tempat transit kedua yaitu ke Ramayana. Aku sampai halte itu sekitar jam 5 sore lewat sedikit. Dari jam segitu sampai Magrib dan mendekati isya bus TMP no 01 baru datang. Dan waktu datang, petugas busnya dengan seenak jidat bilang "Maaf pak, Bu. Kita sudah selesai. Kalau mau naik cuma bisa sampe simpang nangka". Kondisi kami,...